Jumat, 11 Juli 2008

Provinsi Gorontalo | Gorontalo | Indonesia

Provinsi Gorontalo | Gorontalo | Indonesia

Dear bloggers

Pariwisata 07 ingin membagikan info tentang daerah Wisata di Gorontalo yang diambil dari http://www.gorontalo-online.com/ nih..semoga berguna..

MAKAM PAHLAWAN NASIONAL Hi. NANI WARTABONE

Makam Pahlawan Nasional Hi. Nani Wartabone berlokasi di Desa Bube Kec. Suwawa. Makam ini dapat dijangkau hanya dengan waktu ± 10 menit dengan kendaraan. Disamping makam Pahlawan Nasional Hi. Nani Wartabone terdapat rumah peninggalan Alm. ang sekaligus berfungsi sebagai Museum Daerah yang didalamnya terdapat benda-benda sejarah termasuk alat/senjata pada saat perjuangan dan foto-foto dokumentasi yang mengandung nilai-nilai luhur sejarah perjuangan Bangsa dan khususnya perjuangan masyarakat Gorontalo yang dikenal dengan Hari Patriotik 23 Januari 1942.

MAKAM RAJA ATINGGOLA (WARUGA)

Terdapat di Desa Dunggala Kec. Tapa dengan jarak ± 12 Km dari pusat Kota Gorontalo dan dapat ditempuh dalam waktu ± 11 Menit. Makam ini merupakan peninggalan Raja Bulonggadu yang pernah menjadi Raja Atinggola dengan dinding makam yang berbentuk Waruga dengan panjang ± 3 m. Makam peninggalan Raja Atinggola asal Bolango mempunyai nilai Budaya dan seni nilai religius dan keramat.

Nantikan info selanjutnya tentang tujuan wisata di Gorontalo..

Provinsi Gorontalo | Gorontalo | Indonesia

Provinsi Gorontalo | Gorontalo | Indonesia

Dear bloggers

Pariwisata 07 ingin membagikan info tentang daerah Wisata di Gorontalo yang diambil dari http://www.gorontalo-online.com/ nih..semoga berguna..

BENTENG ORANYE

Benteng yang terletak di sebelah utara Kota Gorontalo. Benteng Oranye (Orange Fortress) merupakan salah satu peninggalan bersejarah yang terdapat di Kecamatan Kwandang, kurang lebih 61 km ke arah utara dari Kota Gorontalo. Benteng ini dibangun oleh bangsa Portugal pada abad ke-17 (tahun 1630), dengan berukuran panjang 40 meter, lebar 32 meter, dan tinggi 5 meter (40x32x5 meter). Benteng ini memiliki ukuran yang lebih kecil dibandingkan Benteng Otanaha dan memiliki 178 buah anak tangga

Nantikan info selanjutnya tentang tujuan wisata di Gorontalo..

Provinsi Gorontalo | Gorontalo | Indonesia

Provinsi Gorontalo | Gorontalo | Indonesia


Dear bloggers,

Pariwisata 07 ingin membagikan info tentang daerah Wisata di Gorontalo yang diambil dari http://www.gorontalo-online.com/ nih..semoga berguna..

BENTENG OTANAHA

Benteng yang dibangun pada tahun 1522 ini masih berdiri kokoh sampai saat ini. Konon, benteng ini dibangun dari campuran pasir, kapur, dan putih telur burung maleo, spesies khas yang terdapat di Sulawesi, khususnya Gorontalo. Benteng tersebut memiliki empat buah tempat persinggahan dan 348 buah anak tangga ke puncak sampai ke lokasi benteng. Jumlah anak tangga tidak sama untuk setiap persinggahan. Dari dasar ke tempat persinggahan I terdapat 52 anak tangga, ke persinggahan II terdapat 83 anak tangga, ke persinggahan III terdapat 53 anak tangga, dan ke persinggahan IV memiliki 89 anak tangga. Sementara ke area benteng terdapat 71 anak tangga, sehingga jumlah keseluruhan anak tangga yaitu 348. Benteng Otanaha Objek wisata ini terletak di atas bukit di Kelurahan Dembe, Kecamatan Kota Barat, Kota Gorontalo. Benteng ini dibangun sekitartahun 1522.

Nantikan info selanjutnya tentang tujuan wisata di Gorontalo..

Provinsi Gorontalo | Gorontalo | Indonesia

Provinsi Gorontalo | Gorontalo | Indonesia

dear bloggers,

Pariwisata 07 ingin memberikan info tentang tempat pariwisata di Gorontalo nih,yang diambil dari http://www.gorontalo-info.20megsfree.com.semoga berguna yah

Menikmati Birunya Laut dan Putihnya
Pasir di Teluk Tomini
Sabtu, 30 Agustus 2003
Gorontalo–Kompas–SIANG itu, pertengahan Agustus 2003 lalu, Kompas menyusuri sebagian pesisir Teluk Tomini, pantai selatan Kota Gorontalo. Angin yang bertiup kencang membuat nyiur di sepanjang pantai melambai-lambaikan daunnya. Sesekali, air laut, yang berwarna biru kelam beriak, mengempaskan ombak ke tepi dan kemudian pergi, membawa serta butiran-butiran pasir putih. Selebihnya sunyi. Hanya terdengar debur ombak dan sesekali suara burung-burung laut.

PADA bagian mana pun kita berdiri di pesisir Teluk Tomini, sejauh mata memandang, hanya biru laut dan hamparan pasir putih yang terlihat. Di beberapa bagian terdapat rumah-rumah penduduk dan sedikit rumah tempat peristirahatan.

Ada pula beberapa rumah makan yang menyediakan menu khas pesisir, yakni makanan laut. Di sebuah rumah makan, misalnya, segala jenis ikan, cumi, dan udang serta sayur-sayuran khas Gorontalo, menjadi menu favorit.

Semua hasil laut itu tentu saja berasal dari kedalaman laut Teluk Tomini. Sebut saja seperti udang windu, kerapu tikus, teripang pasir, rumput laut, kepiting bakau, ikan tuna, dan beragam lainnya. Memang tidak sekadar indah, Teluk Tomini yang dilalui lintasan garis khatulistiwa menyimpan sangat banyak kekayaan laut. Menurut dugaan, setidak-tidaknya dipercaya banyak orang, teluk ini memiliki keragaman hayati terlengkap di dunia. Bahkan, salah satu badan dunia, yakni Unesco, telah menetapkan Teluk Tomini sebagai salah satu kekayaan dunia yang patut dilindungi.

Tidak salah agaknya, dengan alasan ini Pemerintah Provinsi Gorontalo menjadikan Teluk Tomini sebagai etalase perikanan dan kelautan di Kawasan Timur Indonesia (KTI). Pada program etalase ini akan dikembangkan 10 model yang terkait dengan pengembangan, penelitian, dan pemanfaatan sumber daya laut serta semua yang terkait, seperti pulau-pulau, desa nelayan, industri perikanan, dan lainnya. Salah satu dari model tersebut adalah model konservasi dan wisata bahari.

Menurut Gubernur Gorontalo Fadel Muhammad, model konservasi ini dikembangkan sebagai bagian dari visi dan misi pengembangan kelautan yang berkelanjutan. Artinya, pada sebuah kawasan konservasi tidak dibenarkan melakukan kegiatan pemanfaatan kecuali untuk kebutuhan penelitian, pendidikan, wisata terbatas, pengawetan, dan pelestarian.

"Pengembangan pariwisata bahari di daerah ini akan dimulai dengan membuat paket-paket terpadu. Langkah pertama yang dibutuhkan untuk mengembangkan paket- paket wisata terpadu adalah mengidentifikasi segmen-segmen pasar dari pariwisata yang akan dikembangkan," ujar Fadel. Ditambahkan, selain paket- paket konvensional, diusahakan pula membuat paket-paket wisata yang spesifik dan eksklusif untuk kawasan perairan Gorontalo. Keunikan dan keeksklusifan ini merupakan nilai tambah yang dapat menarik pengunjung baik dalam jumlah peserta, jumlah hari kunjungan, dan jumlah pengeluaran.

Sebenarnya, terlepas dari model konservasi dan wisata bahari, model-model lainnya dari program etalase ini secara tidak langsung dapat menjadi obyek yang menarik minat wisatawan. Sebut saja model pengembangan desa nelayan yang akan diarahkan pada dua kategori, yakni desa nelayan tangkap dan desa nelayan budidaya.

Pada perikanan tangkap tuna, tongkol, dan layang, misalnya, pemeliharaan tradisi keterikatan dengan laut yang dimiliki suku Bajo akan menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan. Model lain yang juga mendukung pengembangan kepariwisataan bahari adalah model pengembangan kota pantai dan model pengembangan pulau-pulau kecil.

SECARA geografis, Provinsi Gorontalo diapit dua provinsi, yakni di sebelah barat berbatasan dengan Sulawesi Tengah (Sulteng) dan sebelah timur berbatasan dengan Provinsi Sulawesi Utara (Sulut). Gorontalo sendiri adalah wilayah pemekaran dari Sulut. Di sebelah selatan, Gorontalo berbatasan dengan Teluk Tomini.

Gorontalo memiliki garis pantai sepanjang lebih dari 330 kilometer di pantai selatan atau Teluk Tomini. Sementara di pantai utara yang memiliki garis pantai sepanjang sekitar 230 kilometer, merupakan perairan zona ekonomi eksklusif (ZEE) yang kaya akan potensi ikan pelagis.

Kedua wilayah perairan ini memiliki sumber daya alam kelautan dan perikanan yang cukup melimpah dan beraneka ragam. Sebagian dapat diperbarui, sebagian lagi tidak dapat diperbarui. Sebagai gambaran, untuk potensi perikanan saja, terdapat potensi lestari sebesar 82.200 ton per tahun. Di samping itu, masih juga ada lahan budidaya seluas 14.175 hektar. Lingkungan laut dan pesisir Gorontalo juga menyimpan potensi bagi pengembangan jasa-jasa kelautan.

Melihat angka-angka ini, jelas wilayah pesisir dan laut memiliki arti yang sangat penting dan strategis bagi Provinsi Gorontalo. Tentu saja, ini juga berarti bahwa pengembangan pariwisata bahari di daerah ini sangat memungkinkan.

Beberapa potensi wisata bahari yang ada di daerah ini adalah Taman Laut Pulau Bitila di Desa Panta, Kecamatan Paguat, dan Taman laut Pulau Limba. Di sini wisatawan dapat melakukan berbagai kegiatan seperti menyelam (diving), snorkeling, dan memancing (fishing). Sementara di Pantai Boalemo Indah dan Pantai Impian Bumbulan Indah, kegiatan wisata yang dapat dilakukan adalah ski air, sepeda air, voli pantai, dan sebagainya.

Untuk yang senang dengan pendidikan dan penelitian serta budaya, beberapa tempat berikut mungkin dapat jadi pilihan. Sebut saja Perkampungan Suku Minahasa di Kecamatan Paguat, Perkampungan Suku Sangihe Talaud di Desa Karegetan, Kecamatan Paguat, dan Desa Londoun, Kecamatan Popayato. Selain itu, ada perkampungan suku Bajo di Desa Torosiaje, Kecamatan Popayato, dan Desa Bajo di Kecamatan Tilamuta. Juga ada Cagar Alam Panua di Desa Libuo, Kecamatan Paguat.

Tentu saja, untuk menunjang semua kegiatan kepariwisataan ini, pemerintah masih perlu melakukan dan membenahi banyak hal. Ini misalnya dengan melengkapi sarana dan fasilitas yang menunjang kepariwisataan seperti hotel, restoran, akses jalan, dan sebagainya. Selain itu, tentu saja menyiapkan masyarakat, khususnya dalam peningkatan sumber daya manusia. Yang lebih penting juga adalah melibatkan masyarakat lokal dalam berbagai kegiatan. Ini penting, mengingat kekayaan dan potensi besar Gorontalo berada di laut. (Reny Sri Ayu Taslim)

ok itu dulu dari Pariwisata 07 nantikan info - info yang lebih menarik lagi tentang Gorontalo yah

Jumat, 04 Juli 2008

Provinsi Gorontalo | Gorontalo | Indonesia

Provinsi Gorontalo | Gorontalo | Indonesia

Dear Bloggers,

Selamat malam, hari ini Pariwisata 07 ingin berbagi berita pada blogger tentang begitu banyak nya rekan-rekan pariwisata 07 dalam projek yang sedang dijalankans saat ini, di sini pariwisata 07 menjalankan projek untuk mengembangkan potensi yang ada di Propinsi Gorontalo, Dengan semua adat yang bisa digali di Gorontalo, trus juga banyak daerah lainnya

Tidak lupa pula Pariwisata 07 menghadirkan Provinsi dan kota lain,seperti Provinsi Kalimantan Timur,karena banyak juga Hal yang bisa Pariwisata 07 dan para Blogger akan bicarakan di lain hari,kemudian ada juga tentang Provinsi Riau dengan segala keunikannya,jika bloggers mempunyai info tentang daerah ini,Pariwisata 07 dan para bloggers yang lain pasti ingin tahu,jadi jangan segan – segan member posting dan komentar serta info yang berguna yah…
Sekian dari Pariwisata 07 ,semoga dapat membantu para blogger dan Selamat berselancar di dalam Google dan Menyelami Internet seutuhnya, terimakasih

Selasa, 01 Juli 2008

Provinsi Gorontalo | Gorontalo | Indonesia

Provinsi Gorontalo | Gorontalo | Indonesia


pariwisata 07 ingin berbagi info tentang
Gorontalo yang didapatkan dari wikipedia nih,selamat membaca :

Bahasa daerah

Sebenarnya ada banyak bahasa daerah di Gorontalo. Namun hanya tiga bahasa yaitu: bahasa Gorontalo, bahasa Suwawa dan bahasa Atinggola. Dalam proses lahirnya bahasa yang ada khusus untuk bahasa daerah adalah bahasa Gorontalo. Saat ini bahasa Gorontalo telah dipengaruhi oleh bahasa Indonesia, sehingga kemurnian bahasa agak sulit diperoleh di Gorontalo.

nantikan info selanjutnya tentang Gorontalo di blog ini yah..

Senin, 30 Juni 2008

Provinsi Gorontalo | Gorontalo | Indonesia

Provinsi Gorontalo | Gorontalo | Indonesia


pariwisata 07 ingin berbagi info tentang
Provinsi Gorontalo yang didapatkan dari wikipedia nih,selamat membaca :

Gorontalo adalah provinsi yang ke-32 di Indonesia. Sebelumnya, Gorontalo merupakan wilayah kabupaten di Sulawesi Utara. Seiring dengan munculnya pemekaran wilayah berkenaan dengan otonomi daerah, provinsi ini kemudian dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2000 tertanggal 22 Desember 2000.

Provinsi Gorontalo terletak di pulau Sulawesi bagian utara atau di bagian barat Sulawesi Utara. Luas wilayah provinsi ini 12.215 km² dengan jumlah penduduk sebanyak 887.000 jiwa (2004).

Kabupaten dan Kota

  1. Kabupaten Boalemo
  2. Kabupaten Bone Bolango
  3. Kabupaten Gorontalo
  4. Kabupaten Gorontalo Utara
  5. Kabupaten Pohuwato
  6. Kota Gorontalo

Bahasa daerah

Sebenarnya ada banyak bahasa daerah di Gorontalo. Namun hanya tiga bahasa yaitu: bahasa Gorontalo, bahasa Suwawa dan bahasa Atinggola. Dalam proses lahirnya bahasa yang ada khusus untuk bahasa daerah adalah bahasa Gorontalo. Saat ini bahasa Gorontalo telah dipengaruhi oleh bahasa Indonesia, sehingga kemurnian bahasa agak sulit diperoleh di Gorontalo.

nantikan info selanjutnya tentang Provinsi Gorontalo di blog ini yah..